Postingan

Semangat Lahir Dari Keteladanan Bukan Dari Desain Canva, Poster Motivasi vs Realita

Gambar
Pernah nggak sih ketika berjalan di lorong sekolah atau ditempat tertentu, terus terlihat Poster lengkap dengan tulisan " Gagal adalah sukses yang tertunda " atau tulisan " Disiplin adalah kunci kesuksesan " ?. Kadang desainya bagus, font estetik, warna mencolok, intinya jika di foto Instagramable banget deh pokoknya. Tapi pada saat bersamaan ketika ke toilet pintunya ndak bisa di kunci, saat mau jujur dan bertanya karena ndak paham materi langsung di bentak, katanya ndak merhati'in. Dapatkan produk alat-alat sekolah pilihan dari Shopee  Dari sinilah kita sadar bahwa kebenaran itu pahit. Kita terlalu sering berharap satu Poster motivasi bisa menutup sistem yang berantakan. Jujur saja, Poster motivasi itu cuma jadi plester buat luka yang sebenarnya butuh operasi besar. Sekolah atau organisasi seringkali merasa sudah melakukan sesuatu tuk menyemangati siswanya hanya dengan memasang benner besar. " Ayo berprestasi " katanya. Tapi fasilitas tuk latihan nd...

Papan Tulis Saja Tidak Cukup, Mengapa Pramuka dan Kelas Adalah Duet Maut dalam Pendidikan

Gambar
Seringkali dalam dunia sekolah kita terjebak pada perdebatan klasik. Manakah yang lebih penting, nilai akademik di atas kertas ataukah pengalaman Organesasi di lapangan?. Bahkan tidak jarang kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka dianggap sebagai pengganggu jadwal belajar. Padahal jika kita melihat lagi lebih dalam, keduanya bagai dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan. Memang, tak bisa dipungkiri, pelajaran di dalam kelas jadi jantungnya pendidikan. Disanalah logika di asah, belajar sejarah, rumus-rumus sains, dan membangun Literasi . Kelas memberi teori-peta jalan tuk memahami bagaimana dunia bekerja secara sistematis. Tanpa teori, langkah tak terarah. Pramuka Namun, ada satu hal yang sering sulit diajarkan hanya lewat papan tulis. Apa itu ? Karakter . Di Pramuka tak cuma diajarkan cara mengikat tali atau mendirikan tenda. Disini di ajarkan tentang tanggungjawab saat menjadi pemimpin Regu, di ajarkan Solidaritas saat berbagi bekal di tengah hutan atau saat penjelajahan. Bela...

Misi Tengah Malam: Perjuangan 46 Siswa Kelas 9 Demi Slayer Kebanggaan

Gambar
Malam itu setelah seru-seruan di depan api unggun dan unjuk bakat dalam Pentas seni PERJUSA 2026 jumat malam tanggal 23 Januari, semua peserta awalnya di instruksikan untuk masuk ke ruang kelas ( untuk tidur) masing-masing. Halaman SMPN 2 Lengkong yang semula ramai mendadak sunyi. Tetapi tuk adik-adik peserta PERJUSA dari kelas 9, tidur nyenyak itu cuma sebentar. Baca juga Penempuhan TKK Kelas VIII PERJUSA 2026 Tepat pukul 12 Malam suasana yang tenang itu berubah. Kurang lebih sebanyak 46 peserta dari kelas 9 dibangunkan. Tapi bukan tuk olahraga pagi. Melainkan tuk menjalani tradisi penting yaitu penempuhan slayer . Menembus Udara Dingin Desa Sumbersono Malam itu desa sumbersono tampak sunyi. Setelah mendapatkan pengarahan peserta mulai menyusuri rute yang telah disiapkan. Jalurnya nggak main-main. Mereka harus melewati jalanan desa yang kala itu sangat sepi hingga rute yang agak menanjak menuju dataran tinggi di sekitar area Desa Sumbersono Kecamatan Lengkong  Bau tanah basah ( k...

Jelajah Desa dan Penempuhan TKK di Perjusa 2026

Gambar
Tidak seperti biasanya, sabtu pagi 24 Januari suasana agak riuh sejak pukul 08.00 wib. Ini setelah peserta melewati malam api unggun di perkemahan PERJUSA 2026. Seolah tenaga para peserta terutama peserta dari kelas 8 tak ada habisnya. Mereka harus mengikuti agenda yang cukup menantang, Penempuhan TKK ( Tanda Kecakapan Khusus  ) melalui rute Jelajah yang telah ditentukan. Rute Yang Penuh Cerita Jika cuma jalan di aspal halus bukan Pramuka namanya. Panitia PERJUSA sudah menyiapkan rute yang membelah area persawahan dan perkebunan warga di sekitar area Desa Sumbersono Kecamatan Lengkong dan sekitarnya. Meskipun udara pagi desa masih segar dan jadi teman Jelajah tapi rutenya sendiri bukan tanpa hambatan. Peserta harus melewati jalur yang agak licin karena sisa hujan malam sebelumnya. Apalagi terdapat jalanan yang agak menanjak di area lokasi ini yang cukup menguras keringat. Tantangan di Setiap Pos Peserta wajib melewati jalur rute, ada beberapa Pos " cegat ", disinilah mental...

Hangatnya Malam Perjusa SMPN 2 Lengkong, Dari Hujan Menuju Kobaran Semangat

Gambar
Mengingatkan kami pada sebuah pepatah " Pramuka itu tak takut hujan, tak gentar panas ". Gambaran ini terasa pas tuk menggambarkan kondisi dan suasana di pangkalan Gugus Depan SMPN 2 Lengkong pada jumat malam. Meskipun langit sempat menangis hal tersebut tak menyurutkan semangat para penggalang tuk melaksanakan agenda yang sangat di nanti-nantikan yaitu api unggun PERJUSA. Baca juga Upacara Pembukaan Perjusa Tahun 2026 Dan benar saja, Jumat 23 Januari 2026 tepat pukul 20.00 wib suasana lapangan SMPN 2 Lengkong yang tadinya riuh ramai berubah menjadi hening. Kegelapan malam hanya ditemani angin sepoi-sepoi sisa hujan. Sedangkan ditengah lapangan tumpukan kayu sudah siap menjadi pusat perhatian. Momen ini bukan cuma sekedar rutinitas, tapi simbol kebersamaan dan pengobaran semangat kemandirian tuk seluruh peserta PERJUSA. Khidmat Acara inti dimulai dengan upacara api unggun yang di komandani langsung oleh koordinator Pembina pangkalan SMPN 2 Lengkong. Dalam suasana yang larut ...

Seru! Ratusan Siswa SMPN 2 Lengkong Tantang Diri Jadi Pribadi Tangguh di Perjusa 2026

Gambar
Jumat 23 Januari 2026 suasana di SMPN 2 Lengkong jendadak ramai dan penuh semangat. Ini karena Gugus depan SMPN 2 Lengkong resmi memulai kegiatan rutin PERJUSA ( Perkemahan Jumat-Sabtu ). Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari yaitu Jumat-Sabtu ( 23-24 Januari 2026  ). Kurang lebih sebanyak 130 peserta berkumpul untuk mengasah skill, mental dan tentu saja mempererat persaudaraan antar siswa. Pesan Ibu Kamabigus: "Jangan Jadi Anak Cengeng! Kegiatan ditandai dengan dilaksanakannya upacara pembukaan PERJUSA yang diresmikan oleh Ibu Tutut Nurnaningsih, S.Pd, M.Si selaku Kamabigus ( Ketua Majlis Pembimbing Gugus Depan) SMPN 2 Lengkong. Ada yang menarik dalam amanat yang beliau sampaikan kepada peserta PERJUSA. Beliau berpesan agar ajang perkemahan ini dijadikan ajang untuk menempa diri. " Jangan jadi anak yang cengeng, jadilah anak yang tangguh dan mandiri ", tegas Ibu Tutut dalam sambutannya. Pesan beliau menjadi pengingat bagi peserta bahwa di era sekarang kemandirian ...

Serunya Hari Pertama MGB di SMPN 2 Lengkong: Perut Kenyang Belajar Tenang

Gambar
Ada yang berbeda pada hari ini, Sekolah kita telah memulai atau menerima program makan bergizi gratis. Suasana menjadi seru banget. Untuk pembukaan di hari pertama ini, menunya ndak main-main gizinya dan bikin perut laper. Tampak di meja sudah siap deretan menu sehat.  Menu MGB Hari Pertama  Ada nasi putih, lauk ayam dan lauk pelengkap lainya serta tidak ketinggalan ada susu biar makin kuat. Komposisinya pas banget untuk recharge energi setelah lelah fokus belajar. Yang bikin asyik lagi, bukan hanya para siswa yang mendapat MGB tapi Bapak Ibu Guru juga mendapatkannya dan bisa makan menu yang sama. Jadi terasa banget suasana kekeluargaanya. Kenapa Harus Ada MGB ? Jadi begini, jika perut kita dapat asupan protein dan nutrisi yang pas maka otak menjadi ON untuk di ajak berfikir. Tidak ada lagi alasan ngantuk saat pelajaran jam terakhir. Program ini merupakan bentuk dukungan pemerintah agar kita semua khususnya para siswa dan warga sekolah tumbuh sehat dan terhindar dari masalah k...