Kemah Literasi SMP Kabupaten Nganjuk 2026 kembali menjadi ajang yang dinantikan para pelajar.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis hingga Jumat tanggal 30-31 Juli 2026 ini dipusatkan di Jolotundo Glamping Park Nganjuk.
Selama dua hari para peserta mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan literasi dan, numerasi dan membangun karakter melalui suasana belajar di alam terbuka.
Salah satu sekolah yang ikut berpartisipasi adalah SMPN 2 Lengkong.
Pada kesempatan kemah literasi kali ini sekolah mengirim 4 delegasi yaitu Aura, Miracle, Dhani dan Nafi, masing-masing dari kelas 7 dan 8.
Ke 4 siswa tersebut dipilih untuk mengikuti berbagai kegiatan atau rangkaian kegiatan bersama peserta dari berbagai SMP di Kabupaten Nganjuk.
Kemah Literasi Menjadi Ruang Belajar Yang Menyenangkan
Berbeda dengan Belajar di dalam kelas, kemah literasi menghadirkan konsep pembelajaran yang lebih santai namun tetap bermakna.
Suasana alam membuat peserta lebih nyaman untuk berkreasi, berdiskusi, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis.
Beberapa kegiatan menarik selama dua hari diantaranya:
Menulis cerita Pendek
Menulis pantun dengan tema pendidikan, lingkungan, Persahabatan
Permainan edukatif
Diskusi dan aktivitas literasi kreatif
Berbagai kegiatan pengembangan karakter
Mengapa Jolotundo Glamping Park Kembali Dipilih
Tahun 2026 menjadi tahun ke dua secara berturut-turut penyelenggaraan kemah literasi di Jolotundo Glamping Park, setelah lokasi yang sama digunakan pada tahun 2025.
Pemilihan lokasi ini tentu bukan tanpa alasan. Jolotundo Glamping Park memiliki sejumlah keunggulan sehingga lokasi cocok digunakan pendidikan berbasis alam.
Keunggulan lokasi ini diantaranya:
Berada dikawasan pegunungan dengan udara yang sejuk
Dikelilingi pepohonan yang menciptakan suasana tenang sehingga peserta lebih fokus
Memiliki area lapang yang lebih luas untuk berbagai aktivitas kelompok
Fasilitas pendukung yang memadai
Lingkungan yang aman dan jauh dari kebisingan kota
Kombinasi antara keindahan alam dan fasilitas yang tersedia menjadikan lokasi ini mampu menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda dibandingkan pembelajaran di kelas.
Literasi Tidak Hanya Tentang Membaca
Selama ini literasi dipahami hanya dengan kegiatan membaca buku. Padahal literasi memiliki makna jauh lebih luas.
Literasi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, menyampaikan pendapat, hingga menghasilkan karya tulis.
Melalui kemah literasi siswa di dorong untuk berani menuangkan ide kedalam tulisan.
Pendekatan seperti ini sejalan dengan upaya meningkatkan budaya literasi dilingkungan sekolah sekaligus mendukung pembelajaran yang lebih aktif dan kreatif.
Kebanggaan Bagi SMPN 2 Lengkong
Keikutsertaan aura, miracle, Dhani dan Nafi menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMPN 2 Lengkong.
Mereka dipercaya mewakili sekolah dalam kegiatan tingkat Kabupaten yang mempertemukan peserta dari berbagai sekolah.
Selain memperoleh pengalaman baru, para siswa juga memiliki kesempatan untuk memperluas pergaulan, bertukar ide dengan peserta lain.
Pendidikan saat ini tidak hanya berfokus pada nilai akademik tetapi juga kemampuan berpikir kreatif, komunikasi, kolaborasi, dan karakter.
Belajar ditengah alam terbuka memberikan pengalaman berbeda. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru tetapi juga belajar hidup mandiri, bertanggung jawab, disiplin, serta bekerja sama dengan teman dari sekolah lain.
Kemah Literasi SMP
Kabupaten Nganjuk 2026 di Jolotundo Glamping Park Kembali membuktikan bahwa proses belajar tidak harus selalu berlangsung di ruang kelas.
Melalui kegiatan menulis cerita, menulis pantun, permainan edukatif dan berbagai aktivitas kreatif lainnya, para siswa memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna.
Keikutsertaan 4 siswa SMPN 2 Lengkong menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam mendukung gerakan literasi dan numerasi sekolah serta mengembangkan potensi peserta didik.
Posting Komentar