Rapat Kerja Awal Tahun Ajaran 2024/2025, SMP Negeri 2 Lengkong Siapkan Pembelajaran yang Berkualitas dan Berpihak pada Peserta Didik
Daftar Isi
Memasuki Tahun Ajaran 2024/2025, SMP Negeri 2 Lengkong, Kabupaten Nganjuk, menggelar Rapat Dinas (Rapat Kerja/Raker) sebagai langkah awal dalam mempersiapkan penyelenggaraan pendidikan selama satu tahun ke depan.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 2 Juli 2024, dan dihadiri oleh seluruh dewan guru serta tenaga kependidikan di lingkungan SMP Negeri 2 Lengkong.
Rapat kerja merupakan agenda strategis yang dilaksanakan setiap awal tahun ajaran.
Rapat kerja merupakan agenda strategis yang dilaksanakan setiap awal tahun ajaran.
Melalui forum ini, sekolah melakukan evaluasi terhadap program yang telah berjalan sekaligus menyusun berbagai langkah perbaikan agar proses pembelajaran pada tahun pelajaran baru dapat berlangsung lebih efektif, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Evaluasi Menjadi Dasar Penyusunan Program Baru
Rapat dimulai pukul 08.00 WIB di ruang kelas IX A dan dipimpin langsung oleh Kepala SMP Negeri 2 Lengkong, Ibu Tutut Nurnaningsih, S.Pd., M.Si.Pada sesi pembukaan, kepala sekolah menyampaikan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran serta berbagai program sekolah selama Tahun Ajaran 2023/2024.
Evaluasi tersebut mencakup capaian akademik, pelaksanaan program sekolah, kedisiplinan, pelayanan kepada peserta didik, hingga implementasi kebijakan pendidikan yang telah dijalankan.
Menurut beliau, evaluasi menjadi bagian penting dalam proses peningkatan mutu pendidikan.
Menurut beliau, evaluasi menjadi bagian penting dalam proses peningkatan mutu pendidikan.
Dengan mengetahui kelebihan dan tantangan yang dihadapi pada tahun sebelumnya, sekolah dapat menyusun langkah yang lebih tepat untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan pada tahun ajaran berikutnya.
Beberapa poin penting yang menjadi kesepakatan bersama antara lain:
Guru didorong untuk memberikan layanan pembelajaran yang menyesuaikan kebutuhan, kemampuan, dan karakteristik masing-masing siswa.
Pemanfaatan perangkat digital, media pembelajaran interaktif, serta penggunaan Buku Kerja Siswa (BKS) dalam bentuk digital menjadi bagian dari upaya sekolah meningkatkan efektivitas pembelajaran sekaligus membiasakan peserta didik memanfaatkan teknologi secara positif.
Pembagian tugas meliputi:
Wakil Kepala Sekolah.
Bidang Kurikulum.
Bidang Kesiswaan.
Bidang lain sesuai kebutuhan sekolah.
Pembagian beban mengajar guru.
Penataan tugas dilakukan agar setiap guru memiliki tanggung jawab yang jelas sehingga pelaksanaan program sekolah dapat berjalan secara efektif dan terkoordinasi.
IHT merupakan kegiatan pengembangan profesional bagi guru yang bertujuan meningkatkan kompetensi dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai perkembangan kebijakan pendidikan.
Melalui pelatihan internal ini, guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang semakin kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Program pengimbasan merupakan bentuk berbagi praktik baik yang telah diterapkan di sekolah kepada satuan pendidikan lain.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan di antara seluruh warga sekolah sekaligus memberikan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di SMP Negeri 2 Lengkong.
Kebersamaan yang terjalin di lingkungan kerja diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana sekolah yang harmonis dan produktif.
Menyusun Strategi Pembelajaran Tahun Ajaran Baru
Setelah sesi evaluasi, rapat dilanjutkan dengan pembahasan berbagai kebijakan yang akan diterapkan pada Tahun Ajaran 2024/2025.Beberapa poin penting yang menjadi kesepakatan bersama antara lain:
1. Pembiasaan Pagi Dimulai Pukul 06.45 WIB
Sekolah menetapkan kegiatan pembiasaan pagi dimulai pada pukul 06.45 WIB.Oleh karena itu, guru yang mendapat jadwal piket diharapkan hadir lebih awal agar dapat menyambut kedatangan peserta didik sekaligus memastikan seluruh kegiatan pagi berjalan dengan tertib.
Pembiasaan pagi menjadi bagian dari pendidikan karakter yang bertujuan membangun budaya disiplin, tanggung jawab, dan suasana belajar yang positif sejak peserta didik memasuki lingkungan sekolah.
Pembiasaan pagi menjadi bagian dari pendidikan karakter yang bertujuan membangun budaya disiplin, tanggung jawab, dan suasana belajar yang positif sejak peserta didik memasuki lingkungan sekolah.
Baca Juga Latihan PBB Perjusa Tahun 2026
Sebelum memasuki materi pelajaran, seluruh peserta didik bersama guru menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penanaman nilai nasionalisme, cinta tanah air, dan penghormatan terhadap simbol negara.
Kegiatan sederhana ini diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki semangat kebangsaan.
2. Pembelajaran Dimulai Pukul 07.00 WIB
Kegiatan belajar mengajar dijadwalkan dimulai tepat pukul 07.00 WIB.Sebelum memasuki materi pelajaran, seluruh peserta didik bersama guru menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penanaman nilai nasionalisme, cinta tanah air, dan penghormatan terhadap simbol negara.
Kegiatan sederhana ini diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki semangat kebangsaan.
3. Pembelajaran yang Berpihak pada Peserta Didik
Salah satu fokus utama dalam rapat adalah penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.Guru didorong untuk memberikan layanan pembelajaran yang menyesuaikan kebutuhan, kemampuan, dan karakteristik masing-masing siswa.
Bagi peserta didik yang memerlukan bantuan belajar, sekolah juga akan memberikan pendampingan agar tidak ada siswa yang tertinggal dalam proses pembelajaran.
Pendekatan ini sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional yang menempatkan peserta didik sebagai subjek utama dalam proses belajar.
Pendekatan ini sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional yang menempatkan peserta didik sebagai subjek utama dalam proses belajar.
4. Penguatan Pembelajaran Berbasis Digital
Dalam menghadapi perkembangan teknologi, SMP Negeri 2 Lengkong terus memperkuat penerapan pembelajaran berbasis digital.Pemanfaatan perangkat digital, media pembelajaran interaktif, serta penggunaan Buku Kerja Siswa (BKS) dalam bentuk digital menjadi bagian dari upaya sekolah meningkatkan efektivitas pembelajaran sekaligus membiasakan peserta didik memanfaatkan teknologi secara positif.
Pembagian Tugas untuk Mendukung Kinerja Sekolah
Selain membahas proses pembelajaran, rapat yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam ini juga menetapkan berbagai formasi tugas baru bagi tenaga pendidik dan kependidikan.Pembagian tugas meliputi:
Wakil Kepala Sekolah.
Bidang Kurikulum.
Bidang Kesiswaan.
Bidang lain sesuai kebutuhan sekolah.
Pembagian beban mengajar guru.
Penataan tugas dilakukan agar setiap guru memiliki tanggung jawab yang jelas sehingga pelaksanaan program sekolah dapat berjalan secara efektif dan terkoordinasi.
Persiapan In House Training (IHT)
Salah satu agenda penting yang turut dibahas adalah pelaksanaan In House Training (IHT) yang direncanakan berlangsung pada Rabu, 3 Juli 2024.IHT merupakan kegiatan pengembangan profesional bagi guru yang bertujuan meningkatkan kompetensi dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai perkembangan kebijakan pendidikan.
Melalui pelatihan internal ini, guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang semakin kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Komitmen sebagai Sekolah Penggerak
Sebagai sekolah yang berstatus Sekolah Penggerak, SMP Negeri 2 Lengkong juga membahas agenda pengimbasan kepada sekolah sasaran.Program pengimbasan merupakan bentuk berbagi praktik baik yang telah diterapkan di sekolah kepada satuan pendidikan lain.
Dengan demikian, pengalaman dan inovasi yang dimiliki SMP Negeri 2 Lengkong diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi peningkatan mutu pendidikan di wilayah Kabupaten Nganjuk.
Komitmen tersebut menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya fokus pada pengembangan internal, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kemajuan pendidikan secara bersama-sama.
Komitmen tersebut menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya fokus pada pengembangan internal, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kemajuan pendidikan secara bersama-sama.
Mempererat Kebersamaan Melalui Family Gathering
Menjelang akhir rapat, peserta membahas persiapan family gathering sekaligus acara pisah kenang untuk salah satu guru, Bapak Saiful, yang direncanakan berlangsung pada 6 Juli 2024.Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan di antara seluruh warga sekolah sekaligus memberikan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di SMP Negeri 2 Lengkong.
Kebersamaan yang terjalin di lingkungan kerja diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana sekolah yang harmonis dan produktif.
Komitmen Meningkatkan Mutu Pendidikan
Seluruh rangkaian rapat kerja ditutup dengan pembacaan doa sebagai ungkapan syukur dan harapan agar seluruh program yang telah disusun dapat berjalan dengan baik.Sebagai simbol kebersamaan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tumpengan yang diikuti oleh seluruh peserta rapat.
Rapat kerja awal tahun ajaran bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis dalam membangun budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.
Melalui evaluasi yang objektif, perencanaan yang matang, serta komitmen seluruh warga sekolah, SMP Negeri 2 Lengkong optimistis dapat menghadirkan proses pembelajaran yang lebih berkualitas, berpihak pada peserta didik, serta mampu mencetak generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Semoga seluruh program yang telah dirancang pada Tahun Ajaran 2024/2025 dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi peserta didik, guru, sekolah, serta masyarakat.
Rapat kerja awal tahun ajaran bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis dalam membangun budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.
Melalui evaluasi yang objektif, perencanaan yang matang, serta komitmen seluruh warga sekolah, SMP Negeri 2 Lengkong optimistis dapat menghadirkan proses pembelajaran yang lebih berkualitas, berpihak pada peserta didik, serta mampu mencetak generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Semoga seluruh program yang telah dirancang pada Tahun Ajaran 2024/2025 dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi peserta didik, guru, sekolah, serta masyarakat.


Posting Komentar