Semarak Iduladha 1445 H di SMP Negeri 2 Lengkong: Takbir Keliling, Salat Id, hingga Penyembelihan Hewan Kurban
Daftar Isi
Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam.
Pada bulan inilah umat Islam memperoleh kesempatan untuk memperbanyak amal saleh melalui berbagai ibadah, seperti puasa sunah, takbir, ibadah haji, salat Iduladha, hingga penyembelihan hewan kurban.
Semangat tersebut juga tampak di lingkungan SMP Negeri 2 Lengkong,
Kabupaten Nganjuk, yang menggelar rangkaian kegiatan keagamaan dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah atau tahun 2024 Masehi.
Kegiatan yang melibatkan guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik ini tidak hanya menjadi sarana perayaan hari besar Islam, tetapi juga media pembelajaran karakter.Melalui berbagai aktivitas yang dilaksanakan, para siswa diajak memahami makna keimanan, kepedulian sosial, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama.
Baca juga Perjusa dalam rangka Penerimaan Tamu Galang SMPN 2 Lengkong 2026
Dengan membawa obor dan mengumandangkan kalimat-kalimat takbir, tahmid, serta tahlil, rombongan berjalan mengelilingi wilayah Desa Sumbersono, Kecamatan Lengkong, yang berada di sekitar lingkungan sekolah.
Nilai-nilai seperti disiplin, kepedulian, kerja sama, dan semangat berbagi menjadi pelajaran berharga yang diharapkan terus tertanam dalam diri setiap peserta didik.
Takbir Keliling Meriahkan Malam Idul Adha
Rangkaian kegiatan dimulai pada Minggu, 16 Juni 2024, yang bertepatan dengan 9 Dzulhijjah 1445 H. Setelah menunaikan salat Magrib berjamaah, seluruh peserta didik kelas VII dan VIII mengikuti pawai obor dan takbir keliling.Dengan membawa obor dan mengumandangkan kalimat-kalimat takbir, tahmid, serta tahlil, rombongan berjalan mengelilingi wilayah Desa Sumbersono, Kecamatan Lengkong, yang berada di sekitar lingkungan sekolah.
Takbir keliling bukan sekadar tradisi tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ungkapan rasa syukur atas datangnya Hari Raya Idul adha sekaligus bentuk pengagungan kepada Allah Swt.
Suasana malam yang dipenuhi lantunan takbir menghadirkan nuansa religius sekaligus mempererat kebersamaan di antara peserta didik dan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusias hingga selesai sekitar pukul 20.00 WIB.
Salat dimulai pukul 06.30 WIB dan berlangsung dengan khusyuk. Setelah salat selesai, jamaah mendengarkan khutbah Iduladha yang berisi pesan tentang keteladanan Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s., pentingnya keikhlasan dalam beribadah, serta nilai pengorbanan demi meraih ridha Allah Swt.
Salat Iduladha Berlangsung Khusyuk
Keesokan harinya, Senin, 17 Juni 2024, yang bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1445 H, seluruh keluarga besar SMP Negeri 2 Lengkong melaksanakan Salat Iduladha berjamaah di halaman musala sekolah.Baca juga Dies Natalis ke 28 SMPN 2 Lengkong
Sebagai penutup, seluruh peserta didik dan guru melaksanakan musafahah atau saling berjabat tangan sebagai bentuk mempererat ukhuwah Islamiyah, saling memaafkan, serta memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan sekolah.
Kegiatan kurban bukan sekadar memenuhi syariat Islam, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi peserta didik.
Kebersamaan Menjadi Semangat UtamaSeluruh rangkaian kegiatan Iduladha di SMP Negeri 2 Lengkong memperlihatkan semangat gotong royong yang begitu kuat.
Sebagai penutup, seluruh peserta didik dan guru melaksanakan musafahah atau saling berjabat tangan sebagai bentuk mempererat ukhuwah Islamiyah, saling memaafkan, serta memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan sekolah.
Menanamkan Nilai Keikhlasan Melalui Ibadah Kurban
Usai pelaksanaan Salat Iduladha, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan seekor sapi kurban di lingkungan sekolah.Kegiatan kurban bukan sekadar memenuhi syariat Islam, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi peserta didik.
Melalui kegiatan ini, siswa belajar secara langsung mengenai makna keikhlasan, kepatuhan kepada Allah Swt., semangat berbagi, serta pentingnya kepedulian terhadap sesama.
Para siswa juga dapat menyaksikan proses penyembelihan, pengolahan, hingga pendistribusian daging kurban sesuai ketentuan syariat.
Para siswa juga dapat menyaksikan proses penyembelihan, pengolahan, hingga pendistribusian daging kurban sesuai ketentuan syariat.
Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran nyata yang tidak selalu dapat diperoleh di dalam ruang kelas.
Daging kurban kemudian dibagikan kepada peserta didik serta masyarakat di sekitar sekolah sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan baik antara sekolah dengan lingkungan sekitar.
Daging kurban kemudian dibagikan kepada peserta didik serta masyarakat di sekitar sekolah sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan baik antara sekolah dengan lingkungan sekitar.
Guru, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga masyarakat saling bekerja sama agar setiap kegiatan berjalan dengan lancar.
Mulai dari persiapan takbir keliling, pelaksanaan Salat Iduladha, penyembelihan hewan kurban, hingga pembagian daging kurban, semuanya dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan kebersamaan.
Mulai dari persiapan takbir keliling, pelaksanaan Salat Iduladha, penyembelihan hewan kurban, hingga pembagian daging kurban, semuanya dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan kebersamaan.
Dzulhijjah, Bulan yang Penuh Keutamaan
Selain menjadi bulan pelaksanaan ibadah haji dan kurban, Dzulhijjah juga termasuk salah satu dari empat bulan haram (asyhurul hurum) yang dimuliakan Allah Swt.Pada bulan-bulan tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan.
Sepuluh hari pertama Dzulhijjah memiliki keutamaan yang sangat besar.
Sepuluh hari pertama Dzulhijjah memiliki keutamaan yang sangat besar.
Rasulullah saw. bersabda bahwa tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah daripada amal yang dilakukan pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.
Di antara amalan yang dianjurkan adalah memperbanyak zikir, membaca takbir, tahmid, tahlil, bersedekah, membaca Al-Qur'an, menjaga silaturahmi, serta melaksanakan puasa sunah bagi yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah saw. bersabda:
Sementara bagi jamaah yang sedang melaksanakan ibadah haji di Padang Arafah, puasa pada hari tersebut tidak dianjurkan agar mereka memiliki kekuatan fisik untuk menjalankan rangkaian ibadah haji.
Melalui rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Lengkong, peserta didik tidak hanya memperoleh pengalaman keagamaan secara langsung, tetapi juga belajar mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga semangat Iduladha senantiasa menumbuhkan pribadi-pribadi yang beriman, bertakwa, peduli terhadap sesama, serta memiliki karakter yang mulia.
Puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah saw. bersabda:
"Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang."
(HR. Muslim No. 1162).
(HR. Muslim No. 1162).
Momentum Meningkatkan Ketakwaan
Perayaan Iduladha bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat hubungan dengan Allah Swt. sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama manusia.Melalui rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Lengkong, peserta didik tidak hanya memperoleh pengalaman keagamaan secara langsung, tetapi juga belajar mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, sekolah tidak hanya mencetak generasi yang berprestasi secara akademik, tetapi juga generasi yang berakhlak, berjiwa sosial, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.


Posting Komentar