SMP Negeri 2 Lengkong Raih Juara 1 Lomba Video Konten Anti Narkoba BNN Nganjuk, Kolaborasi Guru dan Siswa Hasilkan Karya Inspiratif
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas peserta didik yang dipadukan dengan bimbingan para guru mampu melahirkan karya edukatif yang tidak hanya menarik untuk ditonton, tetapi juga membawa pesan moral yang kuat bagi masyarakat.
Mengangkat Bahaya Narkoba Melalui Film Pendek Berjudul "Redup"
Video yang mengantarkan SMP Negeri 2 Lengkong menjadi juara berjudul "Redup".Cerita dimulai dari sosok seorang peserta didik yang sebelumnya dikenal rajin mengikuti pembelajaran. Namun, seiring berjalannya waktu, ia mulai menunjukkan perubahan sikap yang mencurigakan.
Perubahan tersebut diperankan dengan baik oleh Akbar dan Fikri, sehingga mampu menggambarkan bagaimana penyalahgunaan narkoba dapat merusak masa depan seorang remaja secara perlahan.Kepedulian Seorang Teman Menjadi Titik Balik
Di tengah perubahan perilaku kedua temannya, Rizky mulai merasa ada sesuatu yang tidak wajar. Rasa peduli membuatnya tidak tinggal diam.
Sepulang sekolah, Rizky diam-diam mengikuti Akbar dan Fikri untuk mencari tahu penyebab perubahan sikap mereka.
Kecurigaannya terbukti. Di sebuah lokasi di belakang sekolah, Rizky menyaksikan adanya transaksi narkoba antara kedua temannya dengan seorang pengedar yang diperankan oleh Dafa.
Adegan tersebut menjadi bagian penting dalam alur cerita karena menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkoba sering kali terjadi secara tersembunyi dan dapat menjerat siapa saja apabila tidak ada kepedulian dari lingkungan sekitar.
Edukasi Tentang Pencegahan dan Rehabilitasi
Setelah mengetahui kejadian tersebut, Rizky segera melaporkannya kepada Bapak Ferisal, selaku Penggiat Anti Narkoba SMP Negeri 2 Lengkong.Dalam lanjutan cerita, para siswa yang terlibat mendapatkan pembinaan dan edukasi mengenai bahaya narkoba.
Pesan inilah yang menjadi nilai utama dalam film "Redup".
Kolaborasi Guru dan Peserta Didik
Keberhasilan video ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak di lingkungan SMP Negeri 2 Lengkong.Tim produksi terdiri atas:
Akbar dan Fikri sebagai pemeran pengguna narkoba.
Rizky sebagai pelapor kejadian.
Dafa sebagai pemeran pengedar narkoba.
Bapak Kabul sebagai Guru Pendidikan Agama Islam.
Bapak Ferisal sebagai Penggiat Anti Narkoba SMP Negeri 2 Lengkong.
Bapak Saiful sebagai kameramen.
Ibu Fitria Nailul Izza sebagai editor video.
Kolaborasi antara guru dan peserta didik ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat diwujudkan melalui karya kreatif yang melibatkan seluruh warga sekolah.
Melewati Dua Tahap Penilaian
Perjalanan menuju gelar juara tidak diraih dengan mudah. Lomba dilaksanakan melalui dua tahap penilaian.
Tahap pertama berupa seleksi oleh dewan juri untuk menentukan 10 video terbaik yang berhak melaju ke babak final.Pada tahap final, penilaian tidak hanya mempertimbangkan kualitas video, tetapi juga tingkat apresiasi masyarakat melalui jumlah penayangan (view) dan suka (like) di YouTube.
Masa penilaian berlangsung mulai 20 Juni hingga 23 Juni 2022 pukul 24.00 WIB, sedangkan pengumuman pemenang dilakukan pada 24 Juni 2022 melalui akun Instagram resmi BNN Kabupaten Nganjuk.
Puncak Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional
Lomba video konten kreatif ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tahun 2022 yang diperingati setiap 26 Juni.Penyerahan penghargaan kepada para pemenang dilaksanakan pada acara puncak HANI di Gedung Olahraga Kabupaten Nganjuk.
Penghargaan Juara 1 diterima oleh perwakilan SMP Negeri 2 Lengkong yang terdiri atas:
Ibu Wuri Astuti, S.Pd., M.M. selaku Kepala SMP Negeri 2 Lengkong.
Bapak Singgih Sugiharto.
Perwakilan peserta didik, M. Rizky.
Pendidikan Melalui Media Kreatif
Prestasi ini menjadi bukti bahwa media audio visual dapat menjadi sarana efektif dalam menyampaikan pesan-pesan pendidikan kepada generasi muda.Melalui film pendek "Redup", para siswa tidak hanya belajar mengenai teknik berakting, pengambilan gambar, hingga penyuntingan video, tetapi juga memahami pentingnya menjauhi narkoba, berani peduli terhadap teman, dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.
Nilai-nilai kepedulian, keberanian, tanggung jawab, dan kerja sama menjadi pesan utama yang berhasil disampaikan dalam karya tersebut.
Apresiasi dan Harapan
Keberhasilan meraih Juara 1 merupakan buah dari kreativitas, kerja keras, dan semangat kolaborasi seluruh tim.Selamat dan sukses kepada seluruh guru serta peserta didik yang telah mengharumkan nama SMP Negeri 2 Lengkong melalui karya yang inspiratif dan edukatif ini.
Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengukir prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, sekaligus menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam mewujudkan Indonesia yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Posting Komentar